Tunaikan Fidyah Sempurnakan Ibadah
Tidak semua dari kita mampu menjalankan puasa Ramadhan dengan sempurna. Ada yang uzur, sakit kronis, lansia, atau memiliki kondisi yang secara syar’i diperbolehkan untuk tidak berpuasa. Namun Allah tetap memberi jalan kebaikan, yaitu dengan menunaikan fidyah, sebagai bentuk tanggung jawab dan kasih sayang kepada orang-orang yang membutuhkan.
Mengapa Fidyah Begitu Bermakna?
Bagi sebagian keluarga dhuafa, memenuhi kebutuhan makan sehari-hari bukan hal yang mudah. Ada yang sarapan hanya dengan air gula, lansia yang hidup sebatang kara dengan penghasilan tidak menentu, hingga ibu tunggal yang harus membagi porsi makan demi anaknya.
Dengan fidyah Anda:
Satu porsi makanan bergizi dapat dinikmati oleh mereka yang membutuhkan
Kewajiban syar’i Anda terpenuhi dengan benar
Kebaikan bertambah, pahala terus mengalir sepanjang hari mereka menikmati makanan tersebut
"…Dan wajib bagi orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) untuk membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin…"
(QS. Al-Baqarah: 184)
Contoh : Orang Sakit Menahun
Bapak Ahmad memiliki sakit menahun dan tidak mampu berpuasa selama 30 hari.
Perhitungan:
30 hari × Rp25.000 = Rp750.000
Fidyah yang ditunaikan: Rp750.000
Alur Penyaluran Fidyah
Anda menunaikan fidyah melalui halaman ini
Tim kami mengelola dan menyalurkan dalam bentuk makanan siap santap atau paket bahan pokok
Dokumentasi penyaluran akan kami laporkan sebagai bentuk transparansi
Saatnya Tunaikan Fidyah dengan Tepat & Amanah
Tunaikan fidyah Anda melalui Yatim Mandiri, insyaallah amanah, transparan, dan tepat sasaran untuk mereka yang benar-benar membutuhkan.
For more information, submit a request.
Donasi

Hamba Allah
Lorem ipsum, or lipsum as it is sometimes known, is dummy text used in laying out print, graphic or